Dalam rangka meningkatkan layanan Dasar kesehatan terhadap masyarakat keluarnya kebijakan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI dengan pola transpormasi layanan kesehatan di tingkat Puskesmas, Posyandu, Faskes primer yang lebih lengkap, ter integrasi dan berkesinambungan untuk semua kelompok umur yang disebut dengan Integrasi Layanan Primer (ILP).
Searah dengan kebijakan yang telah keluarkan Pemerintah Kader Kesehatan yang merupakan ujung tombak dalam membantu tugas tenaga kesehatan di tingkat Nagari dalam melayani Ibu hamil, Bayi/Balita, Remaja, dewasa dan Lansia Kader Kesehatan di Nagari Kubu Tapan mengikuti pelatihan yang dilaksanakan selama satu hari efektif sumber pendanaan berasal dari Dana Desa/Dana Nagari tahun 2025, Narasumber berasal dari Kepala Puskesmas Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, sebanyak 18 ( delapan belas ) orang Kader Kesehatan yang melingkup dua Kampung di Nagari Kubu Tapan mengikuti pelatihan tersebut.
Searah dengan kebijakan yang telah keluarkan Pemerintah Kader Kesehatan yang merupakan ujung tombak dalam membantu tugas tenaga kesehatan di tingkat Nagari dalam melayani Ibu hamil, Bayi/Balita, Remaja, dewasa dan Lansia Kader Kesehatan di Nagari Kubu Tapan mengikuti pelatihan yang dilaksanakan selama satu hari efektif sumber pendanaan berasal dari Dana Desa/Dana Nagari tahun 2025, Narasumber berasal dari Kepala Puskesmas Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, sebanyak 18 ( delapan belas ) orang Kader Kesehatan yang melingkup dua Kampung di Nagari Kubu Tapan mengikuti pelatihan tersebut.
Pelatihan peningkatan kapasitas kader kesehatan di Nagari Kubu Tapan di buka langsung oleh Camat Ranah yang diwakili oleh Sekretaris Camat Ranah Ampek Hulu Tapan
Peran Kader dalam Integrasi Pelayanan Primer ini adalah
- Menggerakan masyarakat agar aktif ke Posyandu/Puskesmas
- Melakukan pencatatan dan pelaporan ke aplikasi kesehatan
- Mendampingi tenaga medis dalam imunisasi, pemeriksaan dan penyuluhan
- Menjadi penghubung antara warga dengan puskesmas
- Membantu program prioritas Nasional Percepatan penurunan stunting, deteksi dini PTM, Peningkatan layanan Lansia
Prinsip Integrasi Layanan Primer
- Berbasis siklus hidup-layanan diberikan sejak bayi, anak, remaja, dewasa sampai lansia
- Menyeluruh - tidak hanya kuratif (mengobati) tapi juga promotif ( penyuluhan ) preventif ( pencegahan ) dan rehabilitasi
- Dekat dengan masyarakat - melalui posyandu, puskesmas, klinik pratama dll
- Terintegrasi lintas sektor - melibatkan pemerintah Nagari, Kader Nagari, PKK, Pendidikan dan lainnya
Layanan dalam Integrasi Layanan Primer ( ILP )
- Kesehatan Ibu & Anak ( KIA ) -- Pemeriksaan ibu hamil, imunisasi, pemantauan tumbuh kembang
- Gizi & Stunting -- Penimbangan balita, pemberian PMT, konseling gizi
- Penyakit menular -- TB, HIV/AIDS, Malaria
- Penyakit tidak menular ( PTM ) -- hipertensi, diabetes, kanker, skrining kesehatan
- Kesehatan Jiwa -- deteksi dini depresi, pendampingan ODGJ
- Kesehatan Lansia -- posyandu lansia, skrining penyakit degeneratif
" Semangat Kader Kesehatan Upahmu besar di Sorga ".
Penulis
TPP Kab. Pessel

Tidak ada komentar:
Posting Komentar