Selamat datang di situs kami, semoga bermanfaat dan terimakasih telah berkunjung.

Jumat, 24 Oktober 2025

KEGIATAN KETAHANAN PANGAN NAGARI KOTO NAN DUO IV KOTO HILIA KECAMATAN BATANG KAPAS

 

Tiga perempuan tidak menjadi halangan untuk membantu memperjuangkan Nasib Petani di Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilia, yaitu  EGRI MISRAH MADHANI, IYA YULIANTI DAN ELINA PUTRI  mereka semua berperan sebagai Direktur, Sekretaris dan Bendahara BUMNagari Samudera Koto Nan Duo.

Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilia akan dijadikan Nagari Tematik Melon, karena masyarakat Nagari tersebut disamping sebagai petani padi sawah dinagari ini juga banyak menghasilkan buah Melon

Untuk kegiatan ketahanan pangan Badan Usaha Milik Nagari Samudera Koto Nan Duo melakukan kerjasama dengan Petani Melon khususnya yang punya lahan sendiri, kerjasama yang dilakukan adalah penanaman Melon untuk tahap pertama ini sebanyak 20.000 batang bibit Melon untuk dua tempat yang dijadikan kerjasama, pola kerjasama yang dilakukan adalah BUMNagari sebagai penyandang dana untuk Petani dan lahan serta pekerja dilakukan oleh Petani, setelah Panen Modal akan dikembalikan dan keuntungan akan dibagi menjadi 70 : 30 maksudnya 70% diberikan ke Petani dan 30% diserahkan ke BUMNagari. Sebelum modal diberikan ke Petani terlebih dahulu disepakati RAB yang akan terpakai untuk satu batang melon mulai dari pembibitan hingga panen buah dan RAB Awal penanaman melon  yang telah dibuat sebelumnya hanya Rp. 6.000,-/perbatang sehingga dana yang terpakai sebesar Rp. 120.000.000,- dana ini akan dipakai untuk pengelolaan lahan, Pagar, beli Musa, Pupuk, obat-obatan dan pekerja hingga sampai panen buah. Sampai umur 35 hari penanaman dan sudah adanya buah petani menyampaikan keluhan kepada pengurus BUMNagari karena dana mereka sudah habis dan kesulitan untuk menambah orang untuk bekerja, dari hasil koordinasi TPP, Wali Nagari, Pengurus BUMNagari dan orang yang sudah berpengalaman dalam pengelolahan tanaman Melon maka akan dilakukan adendum atau perobahan harga dari Rp. 6.000,-/batang menjadi Rp. 8.000,-/batang.


Untuk kedepan Badan Usaha Milik Nagari Samudera Koto Nan Duo diharapkan dapat menjadi penampung atau hilirisasi buah melon di Nagari Koto Nan IV Koto Hilia dan selanjutnya BUMNagari yang memasarkan dan mencari sipembeli, sehingga diwaktu Petani Panen secara besar harga tetap stabil, tidak merugikan petani karena melon mereka tidak terjual.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PELAKSANAAN PEMILIHAN WALI NAGARI SERENTAK 2025

  PILWANA-Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada bulan Desember 2025 akan melangsungkan Pemilihan Wali Nagari (PilWana), Pilwana aka...