Tiga perempuan tidak menjadi halangan untuk membantu memperjuangkan Nasib Petani di Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilia, yaitu EGRI MISRAH MADHANI, IYA YULIANTI DAN ELINA PUTRI mereka semua berperan sebagai Direktur, Sekretaris dan Bendahara BUMNagari Samudera Koto Nan Duo.
Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilia
akan dijadikan Nagari Tematik Melon, karena masyarakat Nagari tersebut
disamping sebagai petani padi sawah dinagari ini juga banyak menghasilkan buah
Melon
Untuk kegiatan ketahanan pangan Badan
Usaha Milik Nagari Samudera Koto Nan Duo melakukan kerjasama dengan Petani
Melon khususnya yang punya lahan sendiri, kerjasama yang dilakukan adalah
penanaman Melon untuk tahap pertama ini sebanyak 20.000 batang bibit Melon untuk
dua tempat yang dijadikan kerjasama, pola kerjasama yang dilakukan adalah
BUMNagari sebagai penyandang dana untuk Petani dan lahan serta pekerja
dilakukan oleh Petani, setelah Panen Modal akan dikembalikan dan keuntungan
akan dibagi menjadi 70 : 30 maksudnya 70% diberikan ke Petani dan 30%
diserahkan ke BUMNagari. Sebelum modal diberikan ke Petani terlebih dahulu
disepakati RAB yang akan terpakai untuk satu batang melon mulai dari pembibitan
hingga panen buah dan RAB Awal penanaman melon yang telah dibuat sebelumnya hanya Rp.
6.000,-/perbatang sehingga dana yang terpakai sebesar Rp. 120.000.000,- dana
ini akan dipakai untuk pengelolaan lahan, Pagar, beli Musa, Pupuk, obat-obatan
dan pekerja hingga sampai panen buah. Sampai umur 35 hari penanaman dan sudah
adanya buah petani menyampaikan keluhan kepada pengurus BUMNagari karena dana
mereka sudah habis dan kesulitan untuk menambah orang untuk bekerja, dari hasil
koordinasi TPP, Wali Nagari, Pengurus BUMNagari dan orang yang sudah berpengalaman
dalam pengelolahan tanaman Melon maka akan dilakukan adendum atau perobahan
harga dari Rp. 6.000,-/batang menjadi Rp. 8.000,-/batang.
Untuk kedepan Badan Usaha Milik Nagari Samudera Koto Nan Duo diharapkan dapat menjadi penampung atau hilirisasi buah melon di Nagari Koto Nan IV Koto Hilia dan selanjutnya BUMNagari yang memasarkan dan mencari sipembeli, sehingga diwaktu Petani Panen secara besar harga tetap stabil, tidak merugikan petani karena melon mereka tidak terjual.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar