Badan Usaha Milik Nagari Bersama ( BUMNagma ) Bina Silaut Mandiri melaksanakan transformasi dari DBM UPK ex PNPM Mandiri Perdesaan semenjak akhir tahun 2022, dengan jumlah asset sampai dengan akhir tahun 2024 berjumlah Rp. 3.312.935.627,- dan penyertaan dari 10 Nagari sebasar Rp. 200.000.000,- sehingga jumlah total Rp. 3.512.935.627,-
Pelaksanaan Musyawarah Antar
Nagari yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 27 Oktober 2025 yang dihadiri
oleh perwakilan dari 10 Nagari yang ada di Kecamatan Silaut, Camat dan
Pendamping Desa Kecamatan serta TAPM kabupaten Pesisir Selatan, Musyawarah
Antar Nagari ( MAN ) Integrasi / bergabung dua ( 2 ) Badan Usaha Milik Nagari
Bersama yaitu BUMNagMa LKD Bina Silaut Mandiri dan BUMNagMa Reguler Sinar
Silaut Mandiri dengan agenda Serah terima jabatan, sekaligus pelantikan
Direktur BUMNagari Sinar Silaut Mandiri dari PLT Direktur lama Mas Didin ke Direktur baru Arjon Nodi Dan Musyawarah
Pertanggungjawaban ke II Badan Usaha Milik Nagari Bersama LKD Bina Silaut
Mandiri.
Dari hasil laporan pertanggungjawaban ke II Badan Usaha Bersama Lembaga Keuangan Desa Bina Silaut Mandiri hingga akhir Desember 2024, terdiri dari dua pendapatan 1. Pendapatan usaha dari dana ex DBM ex PNPM MPd sebesar Rp. 427.150.000,- di kurangi dengan Beban Administrasi Umum sebesar Rp. 238.987.670,- SHU sebesar Rp. 164.120.940,-. 2. Pendapatan usaha dari Penyertaan Modal Nagari Rp. 47.195.000,- di kurangi dari Total beban administrasi umum Rp. 19.751.018,- SHU sebesar Rp. 27.443.982
Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang menjadi Pendapatan
Asli Nagari di ambil dari keuntungan Penyertaan Modal Nagari sehingga setiap Nagari mendapatkan Rp.
551.000,-
Musyawarah Antar Nagari juga
menyepakati di tahun 2026 Badan Usaha Milik Nagari Bersama LKD Bina Usaha
Mandiri akan membangun kantor disekita Kantor Camat Silaut dengan lahan ukuran
15 M x 22 M dan luas bangunan 7 m x 10 m
dengan biaya Rp. 200.000.000,-


.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar